Tidak semua orang memiliki kulit yang mudah regenerasi setelah sembuhnya jerawat. Kebanyakan justru sebaliknya, bekas jerawat yang ada lebih sulit dihilangkan daripada jerawat itu sendiri. Namun tahukah Anda, bahwa bekas jerawat ternyata memiliki berbagai macam jenis dan cara penanganan?
 

BOXED SCAR

Boxed scar adalah bekas yang tersisa dari jerawat yang mengalami peradangan. Bekas luka ini berupa ‘lubang’ pada kulit yang tidak terlalu dalam namun cukup lebar dan memiliki batas-batas yang tegas seperti sebuah boks. Boxed scar muncul akibat rusaknya kolagen dan hilangnya jaringan tissue pada kulit. Akibatnya, area kulit pada bagian ini tidak memiliki tumpuan dan berujung dengan kulit yang menjorok ke dalam. Untuk mengatasi bekas jerawat seperti ini Anda perlu perawatan kulit seperti punch excisionpunch elevationdermal filler, atau laser resurfacing.
 

ICE PICK SCAR

Sama seperti boxed scar, ice pick scar juga merupakan bekas jerawat yang menyisakan ‘lubang’ pada wajah. Bahkan ice pick scar tergolong bekas luka yang paling sulit dihilangkan lantaran sangat dalam, bahkan bisa sampai mencapai lapisan dermis. Peradangan jerawat yang terjadi pada bagian dalam kulit merusak jaringan tissue kulit dan meninggalkan bekas luka seperti tusukan. Untuk menyamarkan bekas jerawat ini, dibutuhkan perawatan khusus seperti laser treatment, punch excisions, bahkan bisa jadi cangkok kulit.
 

ROLLING SCAR

Rolling scar memang tidak meninggalkan lubang seperti halnya boxed scar dan ice pick scar. Namun, rolling scar membuat permukaan kulit teksturnya menjadi kasar, naik turun seperti bergelombang. . Bekas jerawat ini umumnya terjadi sehabis mengalami jerawat yang meradang dalam jangka waktu yang panjang. Pertambahan usia dan kulit yang semakinkendur dapat menyebabkan rolling scar  terlihat semakin jelas. Cara paling umum untuk menangani bekas jerawat ini adalah dengan melakukan laser treatment untuk membuat permukaan kulit kembali rata.
 

HYPERTROPHIC SCAR

Jenis bekas jerawat yang satu ini mungkin lebih dikenal dengan istilah keloid. Benjolan pada bekas jerawat atau luka ini terbentuk saat tubuh tidak sengaja memproduksi terlalu banyak sel ketika sedang berusaha memperbaiki sel kulit yang rusak akibat inflamasi. Cara untuk merawat hypertrophic scar adalah dengan memberi suntikan steroid atau costisone. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan produk retinol topical  dan laser treatment.
 

HYPERPIGMENTATION SCAR


 

Jenis bekas jerawat ini berbeda dengan 4 bekas jerawat sebelumnya karena tidak berbentuk bekas luka. Hyperpigmentation juga disebabkan oleh peradangan yang membuat kulit memproduksi melanin dalam jumlah yang berlebih. Jika dibiarkan tanpa perawatan, bekas jerawat ini bisa membutuhkan waktu berbulan-bulan hingga tahunan untuk benar-benar hilang. Untuk menyamarkan bekas jerawat ini, lakukan perawatan intensif dengan produk skin care yang sesuai.

Clear White Supreme series dari ULTIMA II bisa menjadi pilihan yang tepat. Produk ini terdiri dari Clear White Supreme Face Essence, Clear White Supreme Enhancing Night Cream, dan Clear White Supreme Protective Day Lotion SPF30 PA+++. Ketiganya mengandung SEPICALM™ VG WP* dan SEPIWHITE™ MSH* yang efektif membuat kulit tampak cerah dan warna kulit rata. Produk ini juga mengandung anti oksidan untuk menutrisi dan merevitalisasi kulit wajah. Gunakan secara intensif untuk membuat noda hitam bekas jerawat jadi tersamarkan.

ULTIMAII | Your collagen expert from New York