BEAUTY
Adu Gaya Tren Makeup Gen Z vs Millennial, Seperti Apa Perbedaannya?
Generasi Millennial dikenal dengan preferensi makeup yang timeless dan profesional, sementara Gen Z tampil dengan pendekatan yang lebih bebas. Sekilas terlihat kontras, namun keduanya justru berjalan beriringan dalam membentuk karakter kecantikan perempuan di era modern saat ini.
Jika membahas tentang tren makeup Gen Z
dan Millennial bukan lagi soal mana yang lebih bagus atau menarik,
melainkan bagaimana dua generasi yang mendominasi dunia saat ini membentuk
estetika makeup, sehingga sangat relevan di industri kecantikan sampai
saat ini.
Tren makeup Millennial (1981-1996)
terinspirasi dari majalah fashion, selebriti global, serta beauty
icons era Instagram seperti Kim Kardashian, Olsen Twins, hingga Huda
Kattan. Pengaplikasian makeup Millennial berfokus pada menciptakan
penampilan yang rapi dan presisi. Tetapi, seiring berjalannya waktu, pendekatan
ini berevolusi menjadi lebih praktis, namun tetap mempertahankan kesan refined
dan profesional.
Sebaliknya, Gen Z (1997-2012) tumbuh di tengah
derasnya arus media sosial TikTok. Mereka terbiasa dengan konten singkat dan relatable.
Selain itu, biasanya Gen Z kerap mengambil inspirasi tren makeup dari
digital icon kecantikan sesama Gen Z, seperti Hailey Beber atau Zendaya, yang
terkenal dengan gaya riasan unik dan kerap menciptakan tren kecantikan viral
sehingga menarik diikuti.
Meski memiliki experience dan latar
belakang yang berbeda, baik tren makeup Gen Z dan Millennial tetap
sama menariknya dan memiliki ciri khas tersendiri. Lantas, apa saja perbedaan
antara kedua tren makeup Gen Z dan Millennial?
1. Base Makeup: Full Coverage vs Skinimalism
Satu perbedaan tren makeup Gen Z dan millennial
bisa dilihat dari base makeup yang digunakan. Millennial cenderung
memilih complexion dengan coverage yang lebih tinggi, seperti medium-high
coverage foundation, contouring yang terdefinisi, serta sentuhan powder
menjadi elemen penting untuk menciptakan tampilan kulit yang tampak
sempurna.
Sebaliknya, tren makeup Gen Z justru
lebih mengarah ke konsep skinimalism. Produk ringan seperti tinted
moisturizer atau concealer digunakan seperlunya, dengan fokus utama
menciptakan kulit sehat dan terhidrasi. Makeup tidak lagi menutupi,
melainkan menonjolkan apa yang sudah ada.
2. Brows: Defined vs Effortless
Perbedaan tren makeup Gen Z dan Millennial
juga terlihat pada gaya alis yang dipilih. Millennial telah melewati
berbagai fase, dari alis tipis era 90-an hingga bold brows khas
Instagram. Kini, tampilannya lebih halus: tetap terisi dan berbentuk, namun
tidak lagi terlalu tegas. Di sisi lain, tren makeup Gen Z memilih alis
yang tampak lebih alami dan effortless. Brow lamination atau
sekadar menyisir alis ke atas dengan clear gel menciptakan kesan modern
tanpa terlihat dibuat-buat.
3. Eye Makeup: Netral Elegan vs Bebas Berekspresi
Pada area mata, Millennial umumnya
setia pada palet netral. Eyeshadow bernuansa cokelat, taupe, atau
rose gold dibaurkan lembut untuk menghasilkan tampilan chic yang
tidak berlebihan. Sementara itu, eyeliner dan mascara berperan
sebagai penegas, agar mata terlihat lebih menawan.
Sebaliknya, Gen Z menjadikan eye makeup
sebagai ruang berekspresi. Bahkan eyeshadow kerap diabaikan, namun
ketika digunakan pun, harus digunakan secara berani. Colored eyeliner, mascara
terang, hingga eye gems dan glitter menjadi bagian dari Gen Z
makeup tutorial yang banyak ditemui di media sosial. Hasil akhirnya pun
mata terlihat lebih segar dan attractive.
4. Lips: Matte vs Glossy
Perbedaan tren makeup Gen Z dan Millennial
juga bisa dilihat dari lipstik yang digunakan. Millennial identik
dengan matte atau satin lipstick yang fokus pada statement dan
tahan lama, sedangkan Gen Z berhasil membawa kembali tekstur glossy dan hydrating
dengan efek plump yang ringan. Sehingga bibir tampak juicy,
sehat, dan effortless, sejalan dengan tren glass skin.
5. Blush: Klasik Terstruktur vs Flushed Look Modern
FYI, blush has become a must-have beauty
product for Gen Z or Millennial. Generasi Millennial sering
menggunakan blush untuk tampilan klasik dan segar di bagian pipi yang
menonjol, sementara Gen Z makeup trends lebih menyukai tampilan yang
lebih muda dan bercahaya seperti terpapar matahari, sehingga memberikan efek
kemerahan alami.
Menariknya, baik tren makeup Gen Z
maupun Millennial memiliki pengaplikasian blush yang berbeda:
Cara aplikasi blush ala Millennial
- Fokus
di apple of the cheeks.
- Arah
ke atas untuk efek lifted.
- Teknik
ini memberikan hasil akhir yang segar, klasik, dan polished.
Cara Aplikasi Blush ala Gen Z
- Gunakan
teknik “W” atau draped di pipi dan hidung.
- Fokus
pada efek sunkissed dan flushed look.
- Hasil
akhir teknik ini menciptakan kesan youthful dan effortless.
Karena memiliki peran penting dalam
menciptakan penampilan, pemilihan produk blush tidak boleh sembarangan.
Sebagai salah satu rekomendasi, Procollagen Serum Blush dari ULTIMA II hadir
dengan tekstur ringan dan buildable, memungkinkan intensitas warna
disesuaikan dengan gaya personal.
Lebih dari sekadar blush, Procollagen
Serum Blush SPF 35 PA+++ diperkaya dengan kandungan pomelo oil yang
membantu menyegarkan tampilan kulit, serta pomegranate oil yang
mendukung kulit tampak lebih cerah dan sehat. Dilengkapi dengan bisabolol,
serum blush ini juga membantu menenangkan dan menyejukkan kulit,
sehingga tetap nyaman digunakan sepanjang hari.
Diformulasikan dengan sentuhan serum, blush ini menyatu lembut di kulit dan memberikan healthy glow yang tampak alami, baik untuk tampilan refined ala millennial maupun flushed look khas Gen Z.
Artikel Lainnya: Ide Makeup Natural Elegan ala Karakter Perempuan Film Indonesia
Timeless Ultimate Beauty
Our Quest